Kamis, 15 Januari 2015

PENGENALAN DATABASE PADA DELPHI


DATABASE
A. Database dalam Delphi

       Delphi menyediakan fasilitas yang lengkap untuk mengolah database. Berbagai format database dapat diolah oleh Delphi, misalnya database dengan format Paradox, dBase, Ms-Access, ODBC, Oracle, SQL Server dan lain - lain.
       Sebelum Delphi, Borland sudah lama mengeluarkan program untuk manajemen database yang sangat terkenal yaitu program Paradox. Dengan Delphi, kemampuan yang ada pada program Paradox menjadi lebih baik dan makin sempurna.
       Pada database lokal, format database yang dipakai biasanya adalah Paradox, dBase, atau Access. Database lokal ini dapat juga dipakai untuk aplikasi multi user, tetapi tidak mempunyai kemampuan aplikasi client - server. Perbedaan dasar system multi user dan client – server adalah bahwa pada system multi user, server hanya menyediakan data, semua proses manipulasi dilakukan di komputer client. Sedangkan pada system client – server, selain server menyediakan data, terdapat juga pembagian beban tugas antara client dan server pada proses manipulasi data.
       Untuk mengolah database dengan data yang cukup besar dan user yang cukup banyak, sebaiknya dipakai format database yang mendukung client – server, misalnya SyBASE, Oracle atau SQL Server.

       Pada modul ini, kita akan mempelajari pengolahan database local menggunakan format database SQL Server (Microsoft SQL Server). Namun ada baiknya jika kita mengenal sedikit tentang database lokal yang ada pada Delphi..

Menggunakan Database Desktop
Biasanya jika kita ingin membuat suatu program aplikasi untuk manajemen database, kita memerlukan fil database yang akan diproses. File database ini dibuat satu kali saja dan tidak perlu langsung diisi recordnya (dibuat struktur database saja). Selanjutnya file database tersebut diproses lewat program. Untuk membuat database, Anda dapat menggunakan program database Desktop.
Database Desktop adalah suatu program “Add - Ins”, yaitu program terpisah yang “ditempelkan” dalam Delphi, sehingga bisa dipakai sebagai bagian dr program Delphi. Database Desktop akan kita pelajari secara terbatas, terutama untuk membuat dan mengedit struktur database.
Cara memanggil Database Desktop adalah lewat menu Tools lalu Database Desktop, sehingga muncul tampilan seperti gambar 1.1, yang menunjukkan program Database Desktop siap dipakai.
 
Gambar 1.1 Database Desktop

B. Membuat File Database

Dalam format Paradox (database lokal), satu file database hanya berisi satu tabel database. Jadi agak berbeda dengan format MS Access, yang memungkinkan membuat beberapa tabel dalam file database. Untuk membuat database dengan format database Paradox, lakukan langkah – langkah berikut ini.
1.    Pilih menu File, New lalu Table.
2.   Pilih tipe atau format tabel yang diinginkan, misalnya Paradox 7 lalu klik OK.
3.   Pada kolom Field Name, tentukan nama field yang diinginkan. Nama field adalah nama pengenal suatu kolom dalam tabel database. Aturan untuk pemberian nama adalah seperti berikut :
§  Maksimum panjangnya 25 karakter
§  Tidak boleh diawali spasi, tetapi boleh mengandung spasi
§  Harus unix, yaitu tidak boleh ada yang sama dalam satu tabel
§  Jangan menggunakan tanda koma (,), tanda pipe (|) dan  tanda seru (!).
§  Hindarkan penggunaan kata perintah SQL, misalnya SELECT, WHERE, COUNT dan lain - lain.
4.        Tentukan tipe field pada kolom Type. Tipe field ini menentukan tipe data yang dapat ditampung dalam field. Untuk menampilkan daftar field yang tersedia, tekan tombol spasi atau klik kanan. Tipe field yang sering dipakai adalah seperti berikut ini.
§  A (Alpha), untuk menampung kumpulan karaker huruf
§  N (Number), untuk menampung data angka yang dapat dihitung
§  $ (Money), sama dengan number tetapi defaultnya data ditampilkan dengan desimal dan pemisah ribuan
§  S (Short), untuk menampung bilangan bulat
§  I (Long Integer), utk menampung bilangan bulat (lebih lebar jangkauan / range dari Short)
§  D (Date), untuk menampung data tanggal
§  T (Time), untuk menampung data waktu
§  M (Memo), untuk menampung data memo
§  G (Graphic), untuk menampung data gambar
§  L (Logical), untuk menampung data tipe boolean True dan False.
5.    Tentukan lebar field pada kolom Size (jika diperlukan).
6.   Pada kolom Key, Anda dapat memberi tanda * dengan menekan sembarang tombol (untuk   Index).
7.    Lengkapi struktur tabel.
8.   Klik tombol Save As sampai muncul kotak dialog Save Table, dan simpan nama tabel berikut nama file databasenya.
9.   Klik tombol Save.
10.              Untuk keluar dari Database Desktop, pilih menu File lalu Exit.
  
C. Memodifikasi Database

Cara memodifikasi file database hampir sama dengan membuatnya, tinggal membuka databasenya (open table), lalu pilih Restructure untuk merubah field yang diinginkan (tambah field, ubah urutan field, ubah nama field dan hapus field). Lalu menyimpan (Save) atau mengganti menjadi nama lain (save as) file databasenya. Setelah selesai maka keluar dari program tersebut.

D. Mengolah Database

Delphi menyediakan cukup banyak object dengan berbagai variasi untuk mengolah file database yang sudah Anda buat. Kumpulan object untuk mengolah file database terdapat pada page Data Controls. Sebelum dapat mengolah sutu file database menggunakan object yang terdapat dalam page Data Controls, Anda harus mengaitkan database tersebut ke dalam form.
Ada beberapa cara untuk mengaitkan file database ke dalam form, antara lain menggunakan object – object yang ada dalam page Data Access, page Ado, page InterBase atau page BDE (Borland Database Engine) tergantung dengan sistem database yang dirancang.
Pada bagian ini, kita akan membahas fasilitas – fasilitas dan tehnik pengolahan file database menggunakan page Data Access, page Data Controls dan page BDE.

E.Mengaitkan File Database ke dalam Form
Langkah pertama untuk mengolah suatu file database adalah mengaitkan file database tersebut ke dalam form. Untuk mempelajari cara tersebut lakukanlah langkah – langkah berikut ini.
1.         Buka aplikasi (Project) baru dengan menu File lalu New Application.
2.        Klik ganda pada icon Table yang terdapat dalam page BDE, atur letaknya, perlu diperhatikan bahwa object Table ini tidak dapat diubah ukurannya, karena pada waktu program dijalankan, object ini tidak akan ditampilkan. Ubah setting Name - nya menjadi tbBarang, property TableName menjadi C:\LatDelphi\Barang.db (tempat tabel disimpan) dan property Active – nya menjadi True. Object Table ini menentukan file database mana yang akan dipakai. Perlu diingat bahwa dalam satu form, Anda dapat menggunakan beberapa tabel data sekalugus. Satu tabel data diwakili oleh satu object Table.
3.        Klik ganda icon DataSource yang terdapat dalam page DataAccess, kemudian atur letaknya. Ubahlah setting nama propertynya menjadi dsBarang dan property DataSet – nya menjadi tbBarang. Object DataSource ini akan dipakai oleh object – object lain sebagai sumber data, sedangkan satu object DataSource akan mengacu pada satu object Table. Dalam satu form dapat dibuat lebih dari satu object DataSource.
4.        Sampai disini, berarti file database Barang.db sudah terkait dengan form dan siap diolah.

Penjelasan icon yang dipakai.
Icon
Nama
Kegunaan
 
Table
Mengaitkan tabel database ke dalam form
DataSource
Mengambil data dari object dan menyediakan diri sebagai sumber data bagi object lain
DBGrid
Menampilkan & mengolah database dalam bentuk tabel

Gambar 1.2 Form Program Database

            Setelah Program dijalankan :

Gambar 1.3 Form Program Database (Running)

Menampilkan Data dalam Bentuk Tabel
            Object DBGrid dapat dipakai untuk menampilkan database dalam bentuk tabel. Tampilan dalam bentuk tabel sangat bermanfaat karena dapat menampilkan beberapa record sekaligus dan lebih terlihat keterkaitan antar data. Sekarang, kita akan langsung mencoba menampilkan data barang yang tersimpan dalam database Barang.db menggunakan object DBGrid. Untuk itu lakukanlah langkah – langkah berikut ini.
1.         Buka project yang telah dibuat diatas melalui File lalu Open Project.
2.        Tambahkan object DBGrid dengan melakukan klik ganda pada icon DBGrid yang berada pada page DataControls, lalu atur letaknya.
3.        Ubah setting property Name – nya menjadi gridBarang dan Propert DataSource – nya menjadi dsBarang.

4.        Simpan kembali unit dan projectnya dengan nama yang sama lalu jalankan program. Pada saat program berjalan, Anda dapat langsung mengisikan datanya dalam tampilan tabel.

   Sekian yang bisa saya sampaikan kurang lebihnya mohon maaf, semoga dapat bermanfaat bagi kalian yang butuh informasi dari blog saya. saya harapkan ritik dan saran yang dapat membangun untuk kesempurnaan blog ini, maklum saya masih newbe hehe.. :)

Minggu, 11 Januari 2015

TUGAS ILMU SOSIAL DASAR MASALAH SOSIAL (KEMISKINAN)

MASALAH SOSIAL FAKTOR EKONOMI (KEMISKINAN)”


A. Pengertian

            Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat. Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.

 Ada 4 Jenis faktor Masalah sosial, antara lain :
1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb.

       Dalam tugas Ilmu Sosial Dasar ini saya akan membahas masalah sosial dalam faktor ekonomi (Kemiskinan). Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidak mampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluative. Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utamanya mencakup:
Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.

       Bapak Udiyono ini adalah bukti dari keterbatasan faktor ekonomi. Saya bertemu saat ia sedang berada ditempat pembuangan sampah daerah rumah saya. Bapak ini seorang pengepul barang bekas atau kasarnya seorang pemulung yang kesehariannya mengumpulkan barang” yang sudah tak layak pakai untuk di daur ulang ke pemasok barang bekas. Pak Udiyono ini memulai pekerjaanya sejak tahun 2007 dengan bermodalkan gerobak ia mengumpulkan botol-botol plastik atau kaca yang ia dapati dari tempat sampah ataupun dari orang yg ingin meloakkannya. Bapak dari 2 orang anak ini ,bertempat tinggal di daerah bulak perwira dan sangat disayangkan kedua anaknya tidak dapat bersekolah hingga tuntas karena kurangnya biaya.

       Bapak Udiyono ini memulai aktifitasnya mulai berkisaran jam 07.00 – 17.30 WIB. Dengan penghasilan perharinya yang tidak menentu ia mencukupi kebutuhan keluarganya. Penghasilannya untuk sehari bisa mencapai Rp 250.000 hingga Rp 300.000/hari. Setiap harinya ia harus mengumpulkan barang-barang bekas untuk dijual kembali ke pengepul barang bekas yg nantinya akan daur ulang, terkadang juga ia menyisihkan sebagian barang yg masih layak untuk ia gunakan sendiri untuk kebutuhan hidupnya.

       Dengan kegigihannya menekuni pekerjaanya ia tetap bisa mencukupi keluarganya walau dengan hasil yang pas-pasan. Namun itu tidak membuat hati dan semangatnya luntur dibawah teriknya matahari dan jauhnya jalan yang ia tmpuh untuk mendapatkan barang-barang bekas tersebut.
Saya sempat menananyakan bagaimana perasaanya, apakah bapak pernah merasa malu terhadap pekerjaannya seperti ini? "saya tidak merasa malu walau harus mengais plastik ataupun barang bekas ditumpukan sampah, karena saya tidak merugikan orang lain", ujarnya. Saat itu saya merasa bahwa semangatnya itu tidak dapat digantikan dengan apapun, dan kegigihannya menghadapi masalah sosial yang dialami keluarganya memotivasi saya untuk tetap semangat dalam menggapai keinginan dan cita-cita saya untuk sukses dan membahagiakan orang tua.

       Demikian wawancara yang saya lakukan hari ini bersama Bapak Udiyono

B. Penyebab Kemiskinan


  1. Terbatasnya Kecukupan dan Mutu Pangan. Pemenuhan kebutuhan pangan yang layak dan memenuhi persyaratan gizi masih menjadi persoalan bagi masyarakat miskin. Rendahnya kemampuan daya beli merupakan persoalan utama bagi masyarakat miskin. Sedangkan permasalahan stabilitas ketersediaan pangan secara merata dan harga yang terjangkau, tidak terlepas dari ketergantungan yang tinggi terhadap makanan pokok beras dan kurangnya upaya diversifikasi pangan. Sementara itu permasalahan pada tingkat petani sebagai produsen, berkaitan dengan belum efisiennya proses produksi pangan, serta rendahnya harga jual yang diterima petani.
  2. Terbatasnya Akses dan Rendahnya Mutu Layanan Kesehatan. Masalah utama yang menyebabkan rendahnya derajat kesehatan masyarakat miskin adalah rendahnya akses terhadap layanan kesehatan dasar, rendahnya mutu layanan kesehatan dasar, kurangnya pemahaman terhadap perilaku hidup sehat, dan kurangnya layanan kesehatan reproduksi.Masalah lainnya adalah rendahnya mutu layanan kesehatan dasar yang disebabkan oleh terbatasnya tenaga kesehatan, kurangnya peralatan, dan kurangnya sarana kesehatan.
  3. Terbatasnya Akses dan Rendahnya Mutu Layanan Pendidikan. Pembangunan pendidikan ternyata belum sepenuhnya mampu memberi pelayanan secara merata kepada seluruh lapisan masyarakat. Sampai dengan tahun 2003 masih terdapat kesenjangan yang cukup tinggi antarkelompok masyarakat terutama antara penduduk kaya dan penduduk miskin dan antara perdesaan dan perkotaan.
  4. Terbatasnya Kesempatan Kerja dan Berusaha. Masyarakat miskin umumnya menghadapi permasalahan terbatasnya kesempatan kerja, terbatasnya peluang mengembangkan usaha, lemahnya perlindungan terhadap aset usaha, perbedaan upah serta lemahnya perlindungan kerja terutama bagi pekerja anak dan pekerja perempuan seperti buruh migran perempuan dan pembantu rumahtangga. Masyarakat miskin dengan keterbatasan modal dan kurangnya keterampilan maupun pengetahuan, hanya memiliki sedikit pilihan pekerjaan yang layak dan terbatasnya peluang untuk mengembangkan usaha. Terbatasnya lapangan pekerjaan yang tersedia saat ini seringkali menyebabkan mereka terpaksa melakukan pekerjaan yang beresiko tinggi dengan imbalan yang kurang memadai dan tidak ada kepastian akan keberlanjutannya.
  5. Terbatasnya Akses Layanan Perumahan dan Sanitasi. Masalah utama yang dihadapi masyarakat miskin adalah terbatasnya akses terhadap perumahan yang sehat dan layak, rendahnya mutu lingkungan permukiman dan lemahnya perlindungan untuk mendapatkan dan menghuni perumahan yang layak dan sehat.
  6. Terbatasnya Akses terhadap Air Bersih. Kesulitan untuk mendapatkan air bersih terutama disebabkan oleh terbatasnya akses, terbatasnya penguasaan sumber air dan menurunnya mutu sumber air. Keterbatasan akses terhadap air bersih akan berakibat pada penurunan mutu kesehatan dan penyebaran berbagai penyakit lain seperti diare. Akses terhadap air bersih masih menjadi persoalan di banyak tempat dengan kecenderungan akses rumahtangga.
  7. Lemahnya Partisipasi. Salah satu penyebab kegagalan kebijakan dan program pembangunan dalam mengatasi masalah kemiskinan adalah lemahnya partisipasi mereka dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan. Berbagai kasus penggusuran perkotaan, pemutusan hubungan kerja secara sepihak, dan pengusiran petani dari wilayah garapan menunjukkan kurangnya dialog dan lemahnya pertisipasi mereka dalam pengambilan keputusan.
C. SASARAN

      Sasaran penanggulangan kemiskinan dalam lima tahun mendatang adalah menurunnya jumlah penduduk miskin laki-laki dan perempuan dan terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat miskin secara bertahap. Secara rinci, sasaran tersebut adalah:
1. Menurunnya persentase penduduk yang berada dibawah garis kemiskinan;
2. Terpenuhinya kecukupan pangan yang bermutu dan terjangkau;
3. Terpenuhinya pelayanan kesehatan yang bermutu;
4. Tersedianya pelayanan pendidikan dasar yang bermutu dan merata;
5. Terbukanya kesempatan kerja dan berusaha;
6. Terpenuhinya kebutuhan perumahan dan sanitasi yang layak dan sehat;
7. Terpenuhinya kebutuhan air bersih dan aman bagi masyarakat miskin;
8. Terbukanya akses masyarakat miskin dalam pemanfaatan SDA dan terjaganya kualitas lingkungan;
9. Terjamin dan terlindunginya hak perorangan dan hak komunal atas tanah;
10. Terjaminnya rasa aman dari tindak kekerasan; dan
11. Meningkatnya partisipasi masyarakat miskin dalam pengambilan keputusan.

Demikian yang bisa saya bagikan untuk kalian yang gemar ngebloging atau butuh cerita dan informasi dari blog ini. Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kesalahan informasi.

Selasa, 25 November 2014

LANDASAN WAWASAN NASIONAL

Berikut ini saya akan menjelaskan mengenai "LANDASAN WAWASAN NASIONAL".
Menurut prof. Dr. Wan usman (Ketua Program S-2 PKN – UI ) “wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.” jika menurut saya pribadi wawasan nusantara adalah cara pandang kita sebagai bangsa indonesia terhadap aspek-aspek kehidupan yang beragam dan cara pandang kedepan dalam membenahi kehidupan yang sudah sangat pesat dalam beerkembang.

LANDASAN WAWASAN NASIONAL

     Wawasan nasional dibentuk dan dijiwai oleh paham kekuasaan dan geopolitik yang dianut oleh Negara yang bersangkutan.

1. Paham-paham kekuasaan

A. Machiavelli (abad XVII)
     Dengan judul bukunya “The Prince” dikatakan sebuah Negara itu akan bertahan apabila menerapkan dalil-dalil :
1. Dalam merebut dan mempertahankan kekuasaan segala cara dihalalkan
2. Untuk menjaga kekuasaan rezim, politik adu domba (devide et empera) adalah sah.
3. Dalam dunia politik, yang kuat pasti yang dapat bertahan dan menang.

B. Napoleon Bonaparte (abad XVIII)
     Perang di masa ddepan merupakan perang total, yaitu perang yang mengerahkan segala daya upaya dan kekuatan nasional. Napolon berpendapat bahwa kekuatan politik harus didampingi dengan kekuatan logistic dan ekonomi, yang didukung oleh social budaya berupa ilmu pengetahuan dan teknologi suatu bangsa untuk membentuk kekuatan pertahanan keamanan dalam menduduki dan menjajah Negara lain.

C. Jendral Clausewitz (abad XVIII)
     Jendral Clausewitz sempat diusir oleh pasukan Napoleon hingga sampai Rusia dan akhirnya ia bergabung dengan tentara kekaisaran Rusia. Ia menulis sebuah buku tentang perang yang berjudul “Vom Kriegen” (tentang perang). Menurutnya perang adalah kelanjutan politik dengan cara lain. Baginya perang sah-sah saja bila unuk mencapai tujuan nasional suatu bangsa.

D. Fuerback dan Hegel (abad XVII)
     Paham materialism Fuerback dan teori sintesis Hegel menimbukan aliran kapitalisme dan komunisme. Pada waktu itu berkembang paha perdagangan bebas (merchantilism). Menurut mereka ukuran keberhasilan ekonomi suatu Negara adalah seberapa besar surplus ekonominya, terutama diukur dengan seberapa banayak emas yang dimiliki oleh Negara tersebut.

E. Lenin (abad XIX)
     Memodofokasi teori Clausewitz dan teori ini diikuti oleh Mao Zhe Dong yaitu perang adaah kelanjutan politik dengan cara kekerasan. Perang bahkan perumpahan darah/ revolusi di Negara lain diseluruh dunia adaah sah, yaitu dalam rangka mengomunikasikan bangsa di dunia.

F. Lucian W. Pye dan Sidney
    Tahun 1972 dalam bukunya “Political Cultural dan Political Development” dinyatakan bahwa kemantapan suatu system politik hanya dapat dicapai apabila berakar pada budaya poliik bangsa yang bersangkutan. Kebudayaan politik akan menjadi pandangan baku salam melihat kesejahteraan sebagai satu kesatuan budaya.

     Dalam memproyeksikan eksistensi kebudayaa politik kebudayaan politik tidak semata-mata ditemukan oleh kondisi-kondisi obyektif tetapi juga harus menghayati kondisi subjektif psikologis segingga dapat menempatkan kesadaran dalam kepribadian bangsa.

      kiranya itu saja yang bisa saya sampaikan sebagai referensi pengetahuan dan sebagai pelengkap tugas yang diberikan oleh dosen. Artikel ini jauh dari kata sempurna kiranya mohon bantuan untuk kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan tugas ini.

PENGERTIAN WAWASAN NUSANTARA

            Wawasan Nusantara berasal dari dua  kata, yaitu wawasan dan nusantara. Wawasan berasal dari kata “wawas” yang berarti pandangan atau tinjauan. Ada pula kata lain yaitu “mawas” yang berarti memandang atau melihat. Sehingga wawasan dapat diartikan sebagai cara pandang yang jauh kedepan dengan disertai pengetahuan. Sedangkan Nusantara berasal dari kata “nusa” yang berarti pulau – pulau, dan “antara” yang dapat diartikan diapit di antara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia serta dua samudera yaitu samudera Pasifik dan samudera Hindia.
          Berdasarkan teori-teori tentang wawasan, latar belakang falsafah pancasila, latar belakang pemikiran aspek kewilayahan, aspek sosial budaya, dan aspek kesejarahan, terbetuklah satu wawasan nasional indonesia yang disebut wawasan nusantara dengan rumusan pengertian yang sampai ini berkembang sebagai berikut:

          Pengertian wawasan nusantara menurut prof. Dr. Wan usman (Ketua Program S-2 PKN – UI ) “wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.”. Hal tersebut disampaikannya saat lokakarya wawsan nusantara dan ketahanan nasional di Lemhanas pada Januari 2000. Ia juga menjelaskan bahwa wawasan nusantara merupakan geopolitik indonesia.

      Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Wawasan Nusantara.
      Ada beberapa faktor yang mempengaruhi wawasan nusantara diantaranya:
1. Wilayah (geografi).
2. Asas Kepulauan (archipelagic principle)
3. Kepulauan Indonesia
4. Konsep tentang Wilayah Lautan.
5. Karakteristik Wilayah Nusantara.
6. Geopolitik dan Geostrategi.
 Geopolitik
geopolitik mempelajari fenomena politik yang didasarkan pada aspek geografi. Geopolitik memaparkan dasar pertimbangan dalam menentukan alternatif kebijakan nasional untuk mewujudkan tujuan tertentu. Prinsip-prinsip dalam geopolitik menjadi perkembangan suatu wawasan nusantara.

Geostrategi 
      Geostrategi adalah politik dalam pelaksanaan, yaitu upaya bagaimana mencapai tujuan atau sasaran yang ditetapkan sesuai dengan keinginan keinginan politik. Sebagai contoh pertimbangan geostrategis untuk negara dan bangsa Indonesia adalah kenyataan posisi silang Indonesia dari berbagai aspek, disamping aspek aspek geografi juga dari aspek . Aspek demografi, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan Hankam.

       KEDUDUKAN, FUNGSI DAN TUJUAN WAWASAN NUSANTARA.

1. Kedudukan.
    Wawasan nusantara sebagai wawasan nasional bangsa Indonesia merupakan ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh rakyat agar tidak terjadi penyesatan dan penyimpangan dalam upaya mencapai serta mewujudkan cita- cita dan tujuan nasional.
    Wawasan nusantara dalam paradigma nasional dapat dilihat dari stratifikasinya sebagai berikut:
1).Pancasila sebagai falsafah, ideologi bangsa dan dasar negara berkedudukan sebagai landasan idiil.
2).UUD 19945 sebagai landasan konstitusi negara, berkedudukan sebagai landasan konstitusional.
3).Wawasan nusantara sebagai visi nasional, berkedudukan sebagai landasan visional.
4).Ketahanan nasional  sebagai kebijaksanaan nasional, berkedudukan sebagai landasan operasional.

2. Fungsi
    Wawasan nusantara berfungsi sebagai pedoman, motivasi, dorongan, serta rambu-rambu dalam menentukan segala jenis kebijaksanaan, keputusan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

2. Tujuan
    Wawasan nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mementingkan kepentingan nasional dari pada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa, atau daerah. Hal tersebut bukan berarti menghilangkan kepentingan-kepentingan individu, kelompok, suku bangsa,atau daerah.

SOSIALISASI/PEMASYARAKATAN WAWASAN NUSANTARA.

          Untuk mempercepat tercapainya tujuan wawasan Nusantara,perlu juga dilakukan pemasyarakatan materi Wawasan Nusantara kepada seluruh masyarakat Indonesia. Pemasyarakatan wawasan nusantara dapat dilakukan secara langsung yaitu dengan pidato, diskusi, seminar, atau segala jenis aktifitas tatap muka. adapun dengan cara tidak langsung dengan melalui media elektronik seperti siaran radio, acara televisi, atau bahkan melalui media internet. Adapun dengan metode sebagai berikut:

a).Keteladanan
      Membiasakan mengolah  sikap perilaku kehidupan sehari-hari kepada lingkungannya serutama dengan memberikan contoh-contoh berpikir kritis, bersikap dan bertindak dalam mementingkan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan sehingga timbul semangat kebangsaan yang selalu cinta tanah air (patriotisme)

b).Edukasi 
      melalui metode pendekatan formal dan informal. Pendidikan formal ini dimulai dari tingkat taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi, pendidikan karier di semua strata dan bidang profesi, penataran, kursus dan sebagainya. Sedangkan pendidikan non-formal dapat dilaksanakan di lingkungan keluarga, pemukiman, pekerjaan, dan organisasi kemasyarakatan.

c).Komunikasi 
      Tujuan yang ingin dicapai dari sosialisasi wawasan nusantara melalui metode komunikasi adalah tercapainya hubungan komunikatif secara baik yang akan mampu menciptakn iklim saling menghargai, menghormati, mawas diri, dan tenggang rasa sehingga terciptanya kesatuan bahasa dan tujuan tentang wawasan nusantara.

d).Integrasi 
      Tujuan yang ingin dicapai dari pemasyarakatan/sosialisasi wawasan nusantara melalui metode ini adalah terjalinnya pemahaman tentang wawasan nusantara akan membatasi sumber konflik di dalam tubuh bangsa Indonesia baik pada saat ini maupun di masa mendatang dan akan memantapkan kesadaran untuk mengutamakan kepentingan nasional dan cita-cita tujuan nasional.Dalam melaksanakan pemasyarakatan, lingkup materi wawasan nusantara yang disampaikan hendaknya disesuaikan dengan tingkat, jenis, serta lingkungan pendidikan agar materi yang disampaikan tersebut dapat mengerti dan dipahami.

ARAH PANDANG WAWASAN NUSANTARA
1. Arah Pandang Ke Dalam
Arah pandang ke dalam bertujuan menjamin perwujudan persatuan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional, baik aspek alamiah maupun sosial. Arah pandang ke dalam mengandung arti bahwa bangasa indonesia harus peka dan berusaha untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah atau faktor-faktor penyebab timbulnya disintegrasi bangsa.

2. Arah Pandang Ke Luar

Arah pandang ke luar ditujukan demi terjaminnya kepentingan nasional serta dalam melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial, serta kerja sama dan sikap saling menghormati. Arah pandang ke luar mengandung arti bahwa kehidupan internasionalnya, bangsa Idonesia harus berusaha mengamankan kepentingan nasionalnya dalam semua aspek kehidupan demi tercapainya tujuan nasional berdasarkan Pembukaan UUD1945.

UNSUR-UNSUR DASAR WAWASAN NUSANTARA

1. Wujud Wilayah.
Batas ruang lingkup wilayah nusantara ditentukan oleh lautan yang di dalamnya terdapat gugusan ribuan pulau yang saling dihubungkan oleh perairan. Oleh karena itu Nusantara dibatasi oleh lautan dan daratan serta dihubungkan oleh perairan didalamnya. Setelah bernegara dalam negara kesatuan Republik Indonesia, bangsa indonesia memiliki organisasi kenegaraan yang merupakan wadah berbagi kegiatn kenegaraan dalam wujud suprastruktur politik. Sementara itu, wadah dalam kehidupan bermasyarakat adalah lembaga dalam wujud infrastruktur politik. Letak geografis negara berada di posisi dunia antara dua samudra, yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, dan antara dua benua, yaitu banua Asia dan benua Australia. Perwujudan wilayah Nusantara ini menyatu dalam kesatuan politik, ekonomi, sosial-budaya, dan pertahanan keamanan.

2. Tata Inti Organisasi.

Bagi Indonesia, tata inti organisasi negara didasarkan pada UUD 1945 yang menyangkut bentuk dan kedaulatan negara. Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Kedaulatan di tangan rakyat yang dilaksanakan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Sistem pemerintahan, menganut sistem presidensial. Presiden memegang kekuasaan bersadarkan UUD 1945. 

      3. Tata Kelengkapan Organisasi.
Wujud tata kelengkapan organisasi adalah kesadaran politik dan kesadaran bernegara yang harus dimiliki oleh seluruh rakyat indonesia yang mencakup partai politik, golongan dan organisasi masyarakat.

      HAKIKAT WAWASAN NUSANTARA
          Hakikat wawasan nusantara adalah keutuhan nusantara, dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional. Hal ini diartikan bahwa setiap warga bangsa dan aparatur negar harus berpikir, bersikap, dan bertindak secara utuh menyeluruh demi kepentingan bangsa dan negara indonesia. Demikian juga produk yang dihasilkan oleh lembaga negara harus dalam lingkup dan demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia, tanpa menghilangkan kepentingan lainnya, seperti kepentingan daerah, golongan dan orang per orang.

Rabu, 22 Oktober 2014

Perkembangan Ms.Office beserta versinya

PErKembangan MS.OFFICE


 1. Pengertian Microsoft Office

             Microsoft Office adalah paket software buatan Microsoft Coorporation yang dirancang untuk memudahkan tugas perkantoran. Dengan Microsoft Office kita bisa mengetik proposal, surat, laporan keuangan, presentasi, database karyawan, membuat logo, dan lain-lain.

2. Perkembangan Microsoft Office

   Microsoft Office adalah sebutan untuk paket aplikasi perkantoran buatan Microsoft dan dirancang untuk dijalankan di bawah sistem operasi Windows. Beberapa aplikasi di dalam Microsoft Office yang terkenal adalah Excel, Word, dan PowerPoint. Microsoft Office untuk Windows dimulai pada bulan Oktober 1990 sebagai paket dari tiga aplikasi yang dirancang untuk Microsoft Windows 3.0: Microsoft Word untuk Windows 1.1, Microsoft Excel untuk Windows 2.0, dan Microsoft PowerPoint untuk Windows 2.0.

            Lalu setelah populer, pada tahun 1995 Microsoft kembali meluncurkan aplikasi kantoran ini dengan versi 1995 bersama dengan OS Windows 95-nya. Pada sistem operasi ini Microsoft merombak total Windows versi 3.1 dan Windows 3.11 for Workgroup, perubahan yang cukup signifikan dalam sejarah sistem operais PC saat itu. Sejalan dengan pekembangan sistem operasi Microsoft Windows, Microsoft Office sendiri terus berkembang dan semakin mapan dan terus digandrungi serta digunakan oleh sebagian besar masyarakat komputer di dunia, termasuk di Indonesia.

           Sampai pada tahun 2000-an Microsoft sudah meluncurkan beberapa versi Microsoft Office dan sampai saat ini masih tetap digunakan sebagai andalan aplikasi perkantoran modern. Beberapa versi dari Microsoft Office yang masih banyak digunakan saat ini antara lain Microsoft Office 2000, Microsoft Office XP (2002), Microsoft Office 2003, Microsoft Office 2007 dan yang terakhir sampai sekarang adalah Microsoft Office 2010.

3. Perkembangan Versi Microsoft Office sebagai berikut :

1. Microsoft Office 3.0
Microsoft Office 3.0 dirilis pada bulan Agustus 1992, berisi Word 2.0, 4.0 Excel, PowerPoint 3.0 dan Mail 3.0. Ini adalah versi pertama Office yang juga dirilis pada CD-ROM. Pada tahun 1993, Microsoft Office Professional dirilis, yang ditambahkan Microsoft Access 1.1.

2. Microsoft Office 4.0, 4.1, 4.2
Microsoft Office 4.0 dirilis berisi Word 6.0, 4.0 Excel, PowerPoint 3.0 dan Mail. Firman itu disebut Word 6.0 sebagai sudah ada versi Macintosh Word 3, 4 dan 5 (Excel dan PowerPoint sudah bernomor sama dengan versi Macintosh).

3. Microsoft Office 95
Dirilis pada bulan Agustus 1995. Sekali lagi, nomor versi yang diubah untuk menciptakan paritas di paket – setiap program yang disebut versi 7.0 kecuali Word. Ia dirancang sebagai sebuah versi 32-bit sepenuhnya cocok dengan Windows 95. Office 95 tersedia dalam dua versi, Office 95 Standard dan Office 95 Professional. Versi standar terdiri dari Word 7.0, Excel 7.0, 7.0 PowerPoint, dan Schedule + 7.0. Edisi profesional berisi semua item dalam versi standar ditambah Access 7.0. Jika versi profesional dibeli dalam bentuk CD-ROM, juga termasuk Bookshelf.

4. Microsoft Office 97
Versi ini dirilis dengan banyak fitur dan pengembangan dibandingkan versi sebelumnya. Pengenalan terhadap command bar, sesuatu hal yang baru dimana menu dan toolbar dibuat lebih mirip dengan visual design-nya. Office 97 juga memiliki fitur Natural Language System dan Sophisticated Grammar Checking. Ini versi yang pertama kalinya menggunakan Office Assistant.

5. Microsoft Office 2000
Pada versi ini bayak opsi – opsi disembunyikan. Tentunya opsi tersebut juga penting, tetapi kecil penggunaannya oleh orang awam. Jika ingin digunakan opsi ini dapat dimunculkan. Salah satunya adalah Macro. Mengapa disembunyikan? Karena bisa menyebarkan virus macro. Office 2000 adalah versi terakhir yang bisa dijalankan di Windows 95. Pada versi ini juga tidak ada Product Activation.

6. Microsoft Office XP (2002)
dirilis bersamaan dengan Windows XP, dan merupakan upgrade besar dengan berbagai perangkat tambahan dan perubahan atas Office 2000. Office XP memperkenalkan fitur Safe Mode, yang memungkinkan aplikasi seperti Outlook untuk boot jika dinyatakan mungkin gagal. Safe Mode memungkinkan untuk mendeteksi dan memperbaiki atau memotong sumber masalah, seperti registry yang rusak atau rusak add-in. Tag Smart adalah sebuah teknologi diperkenalkan dengan Office XP. Beberapa tag cerdas beroperasi berdasarkan aktivitas pengguna, seperti membantu dengan kesalahan mengetik. Tag ini pintar yang disertakan dengan produk, dan tidak diprogram. Untuk pengembang, meskipun, ada kemampuan untuk membuat tag kustom cerdas. Dalam Office XP, tag kustom pintar bisa bekerja hanya dalam Word dan Excel. Microsoft Office XP termasuk perintah suara terintegrasi dan kemampuan dikte teks, serta pengenalan tulisan tangan. Office XP adalah versi terakhir untuk mendukung Windows 98, ME dan NT 4.0. Ini adalah versi pertama membutuhkan Aktivasi Produk sebagai tindakan anti-pembajakan, yang menarik kontroversi luas.

7. Microsoft Office 2003
Sesuai namanya, versi ini dirilis pada tahun 2003. Dengan fitur logo baru. Dua aplikasi baru juga ada yaitu, Microsoft InfoPath dan OneNote. Ini versi yang pertama kalinya menggunakan gaya Windows XP beserta Icon-nya. Outlook 2003 memberikan fungsi yang telah berkembang seperti Kerberos authentication, RPC over HTTP, dan Cached Exchange Mode. Pada versi ini juga ada penyaring junk mail yang telah dikembangkan. Office 2003 merupakan versi terakhir yang mendukung Windows 2000. Versi ini juga merupakan versi yang paling banyak dipakai di Indonesia terutama untuk Rental dan Warnet dalam kurun waktu terakhir 2009.

8. Microsoft Office 2007
Dirilis pada tahun 2007. Fitur baru Office 2007 ini termasuk antarmuka pengguna grafis baru yang disebut Fluent User Interface, menggantikan menu dan toolbar yang telah menjadi landasan Office sejak awal dengan toolbar tab, yang dikenal sebagai Pita; baru format file berbasis XML yang disebut Open Office XML, dan masuknya Groove, aplikasi perangkat lunak kolaboratif.

9. Microsoft Office 2010
Diselesaikan pada tanggal 15 April 2010, dan dibuat tersedia bagi konsumen pada tanggal 15 Juni 2010. Office 2010 diberi nomor versi 14,0, untuk menghindari nomor versi 13.0 karena takhayul yang berhubungan dengan nomor tiga belas. Fitur utama dari Office 2010 termasuk menu file, alat-alat kolaborasi baru, pita disesuaikan, melihat dilindungi dan panel navigasi. Microsoft Office 2010 juga dilengkapi dengan logo baru, yang mirip dengan logo 2007, kecuali di emas, dan dengan bentuk yang sedikit dimodifikasi.

10. Microsoft Office 2013 (Versi 15)
Merupakan versi terbaru Microsoft Office yang akan dirilis berbarengan dengan peluncuran Windows 8. Sampai saat ini Microsoft Office 2013 masih dirilis dalam versi Beta. Rencananya akan dirilis sekitar tahun 2013.

4.Paket Microsoft Office

  1. Microsoft Office Word merupakan program untuk mengolah kata (teks). Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya skripsi, novel, laporan penelitian, laporan pertanggungjawaban, dan sebagainya. Selain menulis teks, MS Word juga dapat digunakan untuk bekerja dengan tabel, teks artistik, formula, menyisipkan gambar, shape, bagan organisasi dan lainnya.                                                                                                                     
  2. Microsoft Office Excel merupakan program aplikasi spreadsheet (lembarkerjaelektronik) canggih yang paling populerdan paling banyak digunakan saat ini. Dimana Excel juga merupakan software pengolah angka yang dapat digunakan untuk membantu kita dalam hal menghitung atau operasi hitung, memproyeksikan, menganalisa dan mampu mempresentasikan data dalam bentuk tabel dengan berbagai jenis tabel yang di sediakannya, mulai dari bentuk Bar, Grafik, Pie, Line danbanyaklagi.                                                                 
  3. Microsoft  PowerPoint adalah salah satu perangkat lunak yang sering digunakan untuk membuat file presentasi yang dikembangkan Microsoft. Dalam microsoft powerpoint kita dapat membuat file presentasi dalam sllide-slide yang dapat kita sisipkan file video, music, animasi, dan efek-efek lainnya supaya presentasi menjadi menarik dan tidak membosankan. Microsoft Powerpoint yang akan kita bahas adalah versi 2007, tampilan powerpoint 2007 sangat mudah dan tersedia menu tabulasi atau tab menu seperti Home, Insert, Design, Animations, slide Show, Review, View, dan Add-Ins.                                                                                                              
  4. Microsoft Access : Microsoft Access merupakan software yang dapat digunakan untuk membuat database

Kamis, 09 Oktober 2014

MY FIRST DESIGN (story)


                                 MY FIRST DESIGN                             

      Berawal dari iseng-iseng dan coba-caba akhirnya sebuah gambar pun berhasil aku ciptakan, walaupun perlu berhari hari untuk membuat gambar ini. Aku di anugerahkan bakat seni dalam diriku, sejak kecil aku selalu diikut sertakan dalam lomba-lomba yg diadakan. Ya, kedua orang tuaku memang mensuport aku dalam bidang seni. Aku mulai tertarik pada dunia desain sejak aku duduk dibangku kelas XI SMA. Pada dasarnya aku memang gemar menggambar, terutama gambar monster atau gambar dengain detail yg rumit. Di mulai oleh seorang temanku yang mempunyai sebuah distro kecil yg menjual pakaian remaja kini dengan disain bergambar monster atau typografi high distortion. Aku diberi tantangan untuk membuat sebuah desain baju , aku menerimanya dan mulai mencoba membuat desain yg ada di imajinasiku. Dengan bermodalkan aplikasi Photoshop dan Corel Draw aku merealisasikan imajinasiku. Singkat kata mulai saat itulah aku mulai menekuni desain grafis. Dan inilah hasilnya..










Tidak begitu memuaskan namun cukup berarti bagi seorang pemula seperti saya. Masih banyak yang perlu saya perbaiki dalam pembuatan desain terutama pada detail-detail yang rumit. Sekian pengalaman singkat dari saya semoga hal ini bisa menjadi motifasi bagi kalian yang suka/gemar menggambar. Jangan biarkan bakatmu terbuang sia-sia.


Thanks before :)